Username

Password

Daftar?
Lupa Password?

Login

Opini

Pemuda Muhammadiyah Penjaga Persatuan Negeri


Jumat, 29 Januari 2016Cakra Aminuddin

Bantul - Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah penduduk yang mencapai 237.6 juta jiwa. Dilihat dari aspek etnis, Indonesia termasuk negara yang sangat multietnik – dengan 1.340 etnik – yang tersebar dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua. Demikian pula dari aspek agama dan kepercayaan, Indonesia termasuk masyarakat yang sangat multi religious, dengan enam agama resmi: Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Kong Hu Chu. Dan, masih banyak sistem kepercayaan yang berkembang dan menjadi sempalan dari berbagai agama yang ada, tapi tidak bisa menyatu dalam agama besarnya, kendati belum memperoleh pengakuan negara.

Dilihat dari kemampuan ekonomi, Indonesia merupakan salah satu negara dengan sumbangan GDP (Gross Domestic Product) terbesar ke-10 di dunia. Dengan demikian, Indonesia termasuk salah satu dari 10 negara kaya. Akan tetapi, kemiskinan masih cukup tinggi dengan 11.25 persen dari total populasi nasional.

Potensi ekonomi yang besar serta kesenjangan ekonomi yang dialami masyarakat menimbulkan kerawanan. Terutama ancaman dari luar yang ingin menguasai potensi ekonomi negeri ini dan ancaman dari dalam, utamanya berkaitan dengan kesenjangan ekonomi. Dalam konteks inilah, maka konsep bela negara menjadi urgen untuk dilaksanakan.

Konsep bela negara memiliki landasan hukum, sebagaimana ditegaskan pada pasal 27 ayat 3 UUD 1945, yang berbunyi: “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut dalam upaya pembelaan terhadap negara.”

Dalam kondisi damai, pemaknaan bela negara itu, tidak mutlak dengan berperang atau aktifitas heroik lain yang menggunakan senjata. Karena berperang itu harus profesional dan terlatih. Sejalan dengan itu, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang pertahanan negara sudah secara eksplisit menjelaskan: salah satu bentuk bela negara adalah berkarya yang dedikatif untuk bangsa dengan skill, ketrampilan dan keahlian untuk kemajuan bangsa.

Pemuda sebagai agen perubahan harus menyadari bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab atas problematika bangsa yang dihadapi saat ini. Pemuda harus berperan serta dan berada dalam garis terdepan dalam melakukan perubahan.

Hanya dengan demikianlah, pemuda menjaga keutuhan bangsa ini, mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang lebih besar. Untuk mengantisipasi terjadinya penjajahan gaya baru di segala aspek atas derasnya arus globalisasi yang tak terbendung. Juga merupakan salah satu menjaga negara ini. Mereka harus memiliki kepekaan sosial dan memiliki tanggung jawab atas kondisi masyarakat saat ini, maka harus turut serta mencari solusinya.

Pada kondisi seperti sekarang ini, di mana degradasi moral semakin menggejala di kalangan masyarakat, maka bela negara menjadi ajang yang sangat strategis dalam membentuk karakter pemuda. Karakter sangat penting – atau mungkin lebih penting – dibandingkan kepandaian. Karena anak pintar yang tidak memiliki karakter baik, dia akan menjadi petaka bagi bangsa, karena kepintarannya akan digunakan untuk merusak.

Karakter baik yang harus ditanamkan pada setiap pemuda meliputi: ketulusan hati atau kejujuran (honesty), belas kasih (compassion), kegagahberanian (courage), kasih sayang (kindness), kontrol diri (self-control), kerja sama (cooperation) dan kerja keras (deligence or hard work).

Jika karakter, sebagaimana disebutkan di atas, tertanam dengan baik dalam jiwa para kader Pemuda Muhammadiyah, niscaya kekhawatiran akan terjadinya ancaman disintegrasi bangsa di kalangan pemuda dapat disingkirkan. Bahkan, mereka akan berdiri di barisan terdepan menjadi penjaga persatuan bangsa ini.

(Disampaikan M. Afnan Hadikusumo, anggota MPR RI Dapil DIY pada acara sosialisasi “Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika” pada 21 Nopember 2015 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Yogyakarta)

0 Komen Untuk "Pemuda Muhammadiyah Penjaga Persatuan Negeri"

 KOMENTAR 

Risalah Jumat

Mensiasati Halal dan Haram

Posting Oleh admin | 0 Komentar

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa…

Indahnya Qiyamul Lail

Posting Oleh admin | 1 Komentar

dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu…

Ciri-ciri Akhlak Dalam Islam

Posting Oleh admin | 7 Komentar

Ketahuilah bahwa akhlak menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Hal…

Menjaga Ketaqwaan

Posting Oleh admin | 1 Komentar

يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ…

 

Agenda Pimpinan

Tidak Ada Agenda

 

Agenda Ortom

Tidak Ada Agenda

 

Banner

 

Statistic

Hari ini13 Kemaren138 Minggu Ini234 Minggu Lalu609 Bulan ini2396 Tahun ini44044 Total1111671 Hits Count306 Now Online1 Users